Cabe, kesehatan dan “pemedesan global”

Mungkin anda termasuk orang yang tidak suka makan cabe? fikirkan kembali!!. Dalam suatu artikel yang ditulis dalam Majalah The Economist, cabe kini telah menjadi industri global sehingga disebut “pemedesan global”.  Tabasco yang diproduksi di Amerika Serikat kini menambah produknya dengan extra pedas. Permintaan terhadap cabe di Inggris juga meningkat 18% berdasarkan study AC Nielson. Australia kini memproduksi cabe terpedas di planet bumi dengan tingkat kepedesan 1,5 juta skala Scoville (skala yang digunakan untuk mengukur tingkat kepedesan cabe). Mengapa cabe kemudian dikonsumsi secara global?. Cabe mengandung capcaicin yang merupakan zat yang unik yang bisa mempengaruhi aliran darah. Capcaicin dalam cabe memicu endorphin (hampir mirip fungsinya dengan morphin) yang berfungsi menghentikan rasa sakit. Dari studi yang dilakukan di CSIRO Research Center tentang cabe, menunjukan bahwa capcaicin dalam cabe memicu syaraf trigeminal yang kemudian meningkatkan daya penerimaan terhadap cita rasa dari makanan lain. Capcaicin juga diketahui menghasilkan efek medis dengan cara menon-aktifkan bagian dari syaraf lain yang disebut transient receptor potential vanilloid 1 yang mampu menghentikan rasa sakit dari rematik, dan multiple scelerosis.Studi terkahir yang dilakukan oleh Pakaski et al (2009) yang dipublikasikan di Jurnal Neurochemical International, menunjukkan bahwa kandungan capcaicin dari cabe diketahui sebagai obat anti sakit (pain killer), anti pembengkakan dan anti oksidant, serta mampu mencegah dan menyembuhkan  penyakit linglung (Alzemir). Jadi tunggu apa lagi? ayo makan cabe…! selain baik untuk kesehatan, juga membantu memsejahterkan petani cabe kita supaya jangan diekspor terus dan jangan sampai petani kita kalah  oleh petani dari Vietam. Bayangkan kalau separuh penduduk Indonesia saja mengkonsumsi cabe, pasti sejahtera petani kita. Maka anda makan cabe, selain rasa sakit hilang, memori otak tajam terus, anda juga awet muda karena anti-oksidan yang tinggi. Hidup Cabe, hidup petani cabe.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.