Dua hari lalu saya membaca tulisan di Kompas tanggal 15 November yang bertajuk “2014, Krisis Ikan Mengancam”. Menurut Suhana Kepala Pusat Kajian Pembanguan Kelautan dan Peradaban maritim..katanya tahun 2014 Indonesia akan defisit ikan 11,15 juta ton… Well..I wonder how this guy came with such a number? Indonesia (KKP) sampai saat ini belum memiliki neraca sumber daya ikan nya jadi bagaimana kita tahu akan defisit dengan pasti sebesar 11,5 juta ton? Angka ini saya yakin hasil perhitungan linear antara konsumsi per kapita dengan tren produksi. Tidak salah, namun cara ini sangat deceiving (mengelabui) karena ikan selain merupakan renewable resource perhitungan neracanya tidak sekedar didasarkan pada kebutuhan konsumsi per kapita…Hampir semua ekonom tahu bahwa perhitungan konsumsi per kapita tidak bisa dijadikan patokan karena menghitung secara kasar produksi ikan di bagi per penduduk. Sebagai “fish monggering” boleh boleh saja untuk konsumsi media..namun sebagai kajian ilmiah…? we think twice dan mencermati angka ini secara wise. 
17 Nov
Ikan Indonesia habis 2014?
Advertisement
